Antara;
pemerintah dan nasib kami (HMI)
oleh
Fahmi Ubit
Sudah 65 tahun kami
mengabdi untuk-mu semenjak kami dilahirkan.
Sudah tiga rezim kami
hidup dalam negara yang suci dari dosa, bebas dari kemunafikan serta kebohongan
ini.
Kenapa kami kamu
asingkan?
Sebenarnya apa sih yang
kamu harapkan dengan perlakuan terhadap kami selama ini?
Kamu pernah berfikir
tidak, bahwa kami ini bukan anak yang bodoh !!!
Kami ini manusia juga
seperti kamu yang membutuhkan pendidikan, makan, bahkan tempat tinggal, walau
cuma di gubuk tua yang kamu berikan, namun bagi kami itu sudah cukup.
Kenapa !!!
Karena kami ini
bersyukur kepada Allah, bahwa semua ini adalah urusan duniawi yang tidak kami
bawa sampai mati.
Padahal kami ini
merupakan anak kandung mu juga lho!?
Apakah keberadaan kami
dalam keluarga ini bisa membuat keharmonisan berantakan?
Atau…..
Jangan-jangan yang
sudah-sudah kami lakukan ini merupakan sebuah hal yang memang benar sehingga
membuat mu tidak tenang dalam melakukan manipulasi saudara-saudara kami yang
tidak bisa merasakan indahnya pendidikan seperti mu
Semua ini bukan
semata-mata untuk kepentingan kami.
Kami disini hanya
semata-mata OB mereka yang tidak di gaji seperti mu.
Tempat kami berfikir
untuk nasib saudara-saudara kami juga bukan seperti tempat mu yang ber-AC dan
wangi yang segar.
Kami ini bukan
segerombolan anak gelandangan seperti yang kamu duga.
Kalau pun dugaan mu itu
benar, jangan hokum kami seperti ini.
Apakah kamu ini bukan
makhluk ciptaan Allah yang sama seperti kami?
Tolonglah kamu
sempatkan sedikit waktu untuk berfikir kepada kami ini.
Karena sebentar lagi,
ibu kami akan menentukan siapa ayah yang tepat untuk memimpin kami dalam
menjalankan kehidupan yang kejam ini.
Kami berdo’a semoga
pilihan ibu kami tepat dalam memilih calon ayah kami yang baru, sehingga mampu
membimbing dan membahagiakan kami
Markas
Mardhatillah Sigli (02:42) Rabu, 21 Maret 2012

0 komentar:
Posting Komentar